Pernahkah engkau membersihkan sesuatu menggunakan sebuah sikat?
Perhatikanlah sikat yang kau gunakan.
Sebuah sikat yang kotor (dari kotoran yang terbilang sulit dihilangkan) kita gunakan untuk menyikat sesuatu yang kotor, lantai misalnya, ternyata tidak hanya lantai saja yang kemudian menjadi bersih, namun sikat pun akan menjadi lebih bersih.
Begitulah seharusnya seorang da'i. Ketika mereka memberi nasehat, maka harus ada sebuah "serangan balik" pada dirinya. Nasehat tersebut pun bukan sekedar untuk orang lain saja, tetapi yang terpenting adalah nasehat tersebut untuk dirinya sendiri, bagaimana nasehat tersebut meresap dalam dirinya, bagaimana nasehat tersebut dapat mengubah dirinya terlebih dahulu...
Selasa, 17 Maret 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
